Coarse Bubble Diffuser, 2–10 mm, aliran 1–15 Nm³/jam, tekanan 0,2–0,8 bar, EPDM/PVC, tahan clogging, suhu 80°C, umur 5–10 tahun, O₂ 1–2%. Coarse Bubble Diffuser adalah alat penting dalam sistem aerasi air limbah, yang berfungsi untuk memperkenalkan udara ke dalam air melalui gelembung-gelembung berukuran besar. Dibandingkan dengan fine bubble diffuser yang menghasilkan gelembung halus, coarse bubble diffuser menghasilkan gelembung yang lebih besar dan kuat, sehingga sangat efektif untuk aplikasi dengan kebutuhan agitasi atau pencampuran tinggi.

Sistem ini umum digunakan dalam pengolahan air limbah industri, limbah domestik, kolam aerasi, serta tangki equalization. Dengan struktur sederhana namun kokoh, alat ini menawarkan keandalan operasional tinggi di lingkungan berat.

Fine Bubble Diffuser BWS

1. Apa Itu Coarse Bubble Diffuser

adalah perangkat aerasi yang digunakan untuk menyuplai udara ke dalam air melalui gelembung-gelembung besar berukuran sekitar 2 hingga 10 mm. Fungsinya sangat vital dalam proses pengolahan air limbah karena mampu menciptakan pencampuran kuat yang membantu menjaga kestabilan kondisi aerobik dalam sistem. Tidak seperti fine bubble diffuser yang fokus pada efisiensi transfer oksigen, coarse bubble diffuser lebih unggul dalam hal pencampuran dan tahan terhadap penyumbatan (clogging). Alat ini biasanya terbuat dari material kuat seperti EPDM, PVC, atau stainless steel, sehingga cocok digunakan dalam lingkungan berat, seperti instalasi pengolahan limbah industri atau kolam aerasi dengan padatan tinggi.

Spesifikasi Coarse Bubble Diffuser

SpesifikasiKeterangan
Ukuran Gelembung2 – 10 mm
Jenis DiffuserDisk, Tabung (Tube), atau Panel
Bahan MaterialEPDM, PVC, Polypropylene, Stainless Steel
Diameter Diffuser80 mm – 300 mm
Kapasitas Aliran Udara1 – 15 Nm³/jam (tergantung ukuran dan desain)
Tekanan Operasional0,2 – 0,8 bar
Efisiensi Transfer Oksigen (OTE)1 – 2% per meter kedalaman
Tingkat CloggingSangat rendah (anti penyumbatan)
Suhu Operasional MaksimumHingga 80°C (tergantung bahan)
PemasanganHorizontal atau vertikal pada pipa distribusi
Umur Pakai5 – 10 tahun dengan perawatan berkala
Koneksi PipaUlir (threaded) atau sistem quick connect

2. Prinsip Kerja Coarse Bubble Diffuser

Prinsip kerja coarse bubble diffuser terbilang sederhana namun efektif. Udara dipompa dari blower dan dialirkan ke dalam pipa distribusi udara. Dari sini, udara kemudian disalurkan ke kepala diffuser yang memiliki celah atau lubang tertentu. Ketika udara melewati lubang tersebut, terbentuklah gelembung-gelembung besar yang naik ke permukaan air.

Ukuran gelembung biasanya berkisar antara 2 hingga 10 mm. Saat naik, gelembung ini menciptakan gerakan vertikal yang kuat, membantu mencampur dan mengaduk air secara merata. Proses ini mempercepat transfer oksigen dan meningkatkan kualitas aerasi.

3. Spesifikasi Umum Coarse Bubble Diffuser

Berikut adalah spesifikasi umum yang sering ditemukan pada produk coarse bubble diffuser:

SpesifikasiDetail
Ukuran Gelembung2 – 10 mm
MaterialEPDM, PVC, Stainless Steel
Bentuk DiffuserDisk, Tube, atau Panel
Diameter80 mm – 300 mm
Tekanan Operasi0,2 – 0,8 bar
Kapasitas Aliran Udara1 – 15 Nm³/h
Efisiensi Transfer Oksigen1 – 2% per meter kedalaman
Umur Pakai5 – 10 tahun

Spesifikasi ini dapat disesuaikan tergantung kebutuhan instalasi, kapasitas, dan jenis air limbah yang ditangani.

4. Keunggulan Coarse Bubble Diffuser

1. Tahan Terhadap Clogging

Dibandingkan diffuser gelembung halus, coarse bubble diffuser jauh lebih tahan terhadap penyumbatan. Ini karena ukuran lubangnya lebih besar dan aliran udara lebih kuat.

2. Biaya Perawatan Lebih Rendah

Dengan desain sederhana dan jarang mengalami fouling, biaya perawatan coarse bubble diffuser cenderung rendah.

3. Cocok untuk Air Limbah Berkepadatan Tinggi

Sangat ideal untuk air limbah dengan kadar padatan tinggi atau kandungan kimia agresif, karena gelembung besar mampu menciptakan pencampuran kuat.

4. Umur Panjang

Material EPDM dan stainless steel pada coarse diffuser memberikan daya tahan terhadap korosi dan tekanan tinggi, memperpanjang umur pakai alat.

5. Instalasi Mudah

Dapat dipasang pada pipa distribusi secara vertikal atau horizontal, dan tidak membutuhkan alat tambahan yang rumit.

5. Aplikasi Coarse Bubble Diffuser

1. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)

Coarse bubble diffuser banyak digunakan pada kolam aerasi primer maupun sekunder di instalasi pengolahan limbah, baik industri maupun domestik.

2. Kolam Equalization

Fungsi utama coarse bubble diffuser di kolam equalization adalah untuk menjaga pencampuran dan mencegah sedimentasi.

3. Tangki Sludge Holding

Tangki penampung lumpur memerlukan pencampuran konstan untuk mencegah pembusukan. Gelembung besar dari diffuser sangat efektif untuk tujuan ini.

4. Kolam Aerasi Tambak Udang dan Ikan

Dalam budidaya perairan, coarse bubble diffuser dapat digunakan untuk memperkaya kadar oksigen di kolam tambak berskala besar.

5. Industri Kimia dan Makanan

Industri yang menghasilkan limbah dengan komponen padat tinggi menggunakan coarse diffuser untuk menjaga kondisi aerobik dan stabilitas proses biologis.

6. Perbandingan: Coarse Bubble Diffuser vs Fine Bubble Diffuser

AspekCoarse Bubble DiffuserFine Bubble Diffuser
Ukuran GelembungBesar (2–10 mm)Kecil (0,5–2 mm)
Efisiensi OksigenLebih rendahLebih tinggi
Daya PencampuranTinggiRendah
Potensi TersumbatRendahTinggi
Biaya PerawatanLebih murahLebih mahal
Aplikasi IdealAir limbah beratAir limbah ringan

Kedua jenis diffuser memiliki fungsi masing-masing. Namun, coarse bubble diffuser lebih unggul dalam hal pencampuran, ketahanan terhadap penyumbatan, dan keandalan dalam kondisi ekstrem.

Fine Bubble Diffuser BWS

Informasi Kontak Supplier Fine Bubble Diffuser di Indonesia 0813-3535-3290

7. Faktor Penting dalam Memilih Coarse Bubble Diffuser

1. Kedalaman Tangki

Efisiensi transfer oksigen coarse diffuser meningkat dengan kedalaman. Pilih tipe yang sesuai dengan kedalaman kolam atau tangki Anda.

2. Jenis Air Limbah

Untuk air limbah dengan banyak padatan atau bahan kimia agresif, pilih material tahan korosi seperti stainless steel atau EPDM berkualitas tinggi.

3. Desain Sistem Aerasi

Pertimbangkan kebutuhan pencampuran, arah aliran, dan distribusi udara agar efisiensi aerasi maksimal.

4. Daya Blower

Coarse diffuser membutuhkan tekanan udara sedang hingga tinggi. Pastikan blower Anda mampu menyuplai tekanan dan volume udara yang cukup.

8. Cara Instalasi Coarse Bubble Diffuser

Langkah-langkah Umum:

  1. Siapkan Pipa Distribusi Udara sesuai layout sistem.
  2. Pasang Diffuser secara merata agar udara tersebar optimal.
  3. Kencangkan Koneksi dengan seal atau clamp tahan air.
  4. Uji Coba Sistem untuk mengecek adanya kebocoran dan kestabilan tekanan.
  5. Atur Tekanan sesuai spesifikasi produk.

Pastikan pembersihan berkala dilakukan agar sistem tetap optimal meski coarse diffuser relatif tahan clogging.

9. Tips Perawatan dan Troubleshooting

1. Rutin Cek Tekanan Udara

Periksa tekanan blower secara rutin agar distribusi udara tetap konsisten dan diffuser tidak bekerja di luar batas tekanan.

2. Pembersihan Berkala

Meskipun tahan clogging, tetap disarankan melakukan pembersihan berkala dengan backwash udara atau pembongkaran ringan.

3. Ganti Komponen Usang

Jika terlihat retak atau keropos pada kepala diffuser, segera ganti dengan yang baru untuk menjaga efisiensi sistem.

4. Kalibrasi Blower dan Valve

Ketidakseimbangan aliran udara dapat menyebabkan performa diffuser menurun. Lakukan kalibrasi jika tekanan tidak merata.

10. Produk Coarse Bubble Diffuser yang Umum di Pasaran

Beberapa merek dan tipe coarse bubble diffuser yang banyak digunakan:

  • SSI Aeration Coarse Bubble Series
  • AquaPro Coarse Diffuser Tube Type
  • EnviroMix CB-100
  • Sanitaire Coarse Disk
  • Otto Diffuser Stainless Steel Series

Selalu pastikan produk memiliki sertifikasi kualitas seperti ISO atau standar lokal SNI untuk keandalan dan keamanan jangka panjang.

11. Tren Teknologi dan Inovasi Coarse Bubble Diffuser

Seiring meningkatnya kebutuhan pengolahan air limbah, coarse bubble diffuser kini hadir dengan:

  • Material Self-Cleaning
  • Desain Modular untuk kemudahan instalasi dan penggantian
  • Konektor Cepat tanpa alat tambahan
  • Smart Monitoring System untuk mendeteksi tekanan dan aliran udara secara otomatis

Inovasi ini menjadikan coarse bubble diffuser semakin relevan untuk masa depan pengolahan air limbah berkelanjutan.

12. Keunggulan Coarse Bubble Diffuser

  1. Tahan Clogging
    Dirancang dengan lubang udara besar, coarse bubble diffuser sangat tahan terhadap penyumbatan, sehingga cocok untuk air limbah dengan kandungan padatan tinggi atau limbah berat.
  2. Pencampuran Kuat dan Merata
    Gelembung besar menghasilkan gerakan vertikal yang kuat, membantu mencampur air dan lumpur secara efisien, menjaga distribusi oksigen dan mencegah endapan di dasar tangki.
  3. Biaya Operasional Rendah
    Dengan desain sederhana dan minim perawatan, sistem ini lebih hemat dalam jangka panjang, baik dari sisi energi maupun penggantian suku cadang.
  4. Cocok untuk Lingkungan Ekstrem
    Material yang digunakan, seperti EPDM atau stainless steel, tahan terhadap suhu tinggi, bahan kimia, dan kondisi operasional berat di industri.
  5. Instalasi Mudah dan Fleksibel
    Dapat dipasang secara vertikal atau horizontal sesuai layout sistem aerasi, serta kompatibel dengan berbagai jenis pipa dan sistem distribusi udara.
Fine Bubble Diffuser BWS

13. Kesimpulan

Coarse Bubble Diffuser adalah solusi aerasi yang tangguh dan efisien, khususnya untuk sistem dengan kebutuhan pencampuran tinggi dan air limbah dengan beban padatan besar. Keunggulannya dalam hal ketahanan terhadap penyumbatan, instalasi mudah, dan biaya perawatan rendah menjadikannya pilihan utama di berbagai sektor industri.

Baik Anda mengelola instalasi air limbah industri, kolam tambak, atau sistem aerasi tambang, coarse bubble diffuser dapat menjadi investasi jangka panjang yang ekonomis dan andal.

❱❱ Hubungi Sekarang untuk Pemesanan!

Butuh informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pemesanan?